IHSG Hari Ini 21 April 2026 Tergelincir Setelah MSCI Masih Bekukan Rebalancing Saham

22 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah pada perdagangan saham Selasa, (21/4/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau dan transaksi harian saham di bawah Rp 18 triliun. Selain itu, penyedia indeks global MSCI juga masih membekukan rebalancing saham Indonesia pada Mei 2026.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 0,46% ke 7.559,38. Indeks saham LQ45 turun 1,61% menjadi 743,67. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menuturkan, sentimen negatif terutama berasal dari pengumuman MSCI yang masih akan membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk Mei 2026.

Dari dalam negeri, berdasarkan pengumumannya pada Senin (20/4/2026), MSCI telah mengakui upaya otoritas dalam melakukan agenda reformasi transparansi pasar modal di Indonesia.

Namun, MSCI masih akan mengevaluasi konsistensi dan efektivitas kebijakan baru, khususnya peningkatan transparansi data kepemilikan saham dan rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15 persen.

Selain itu, investor juga mengantisipasi MSCI yang akan menghapus saham masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC).

"Namun demikian, kekhawatiran terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market ke kategori frontier market diperkirakan mulai mereda," kata Ratna dikutip dari Antara.

Di sisi lain, MSCI masih akan mempertahankan langkah yang telah diumumkan sebelumnya, yang saat ini berlaku untuk pasar Indonesia, di antaranya pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS); pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI); dan pembekuan perpindahan naik antarindeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

Dari mancanegara, bursa kawasan Asia menguat di tengah tanda-tanda kemajuan diplomatik di Timur Tengah, yang mana pelaku pasar menantikan putaran kedua pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“Optimisme meningkat setelah Iran mungkin bergabung dalam pembicaraan dengan AS menjelang batas waktu gencatan senjata, sehingga meredakan kekhawatiran geopolitik,” tutur dia.

Sentimen IHSG Lainnya

Iran menyebutkan akan mengirim perwakilan untuk melakukan diskusi lanjutan dengan Wakil Presiden US JD Vance di Pakistan Selasa malam, 21 April 2026.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan kemungkinan tidak akan memperpanjang gencatan senjata jika tidak ada kesepakatan dengan Iran tercapai pada pekan ini.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.568,98 dan level terendah 7.511,82. Sebanyak 386 saham menguat sehingga tahan koreksi IHSG. 264 saham merosot dan 168 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.706.634 kali dengan volume perdagangan saham 43,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.133.

Dari 11 sektor saham, dua sektor saham melemah yakni sektor saham energi susut 1,02% dan sektor saham infrastruktur terpangkas 0,07%. Sementara itu, sektor saham industri melonjak 2,58%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic menanjak 2,33%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,62%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal melompat 1,54%, sektor saham kesehatan naik tipis 0,15%, sektor saham keuangan bertambah 0,52%, sektor saham properti menguat 1,05%. Kemudian sektor saham teknologi bertambah 1,1% dan sektor saham transportasi melambung 1,61%.

Gerak Saham

Harga saham SSIA meroket 12,07% menjadi Rp 1.625 per saham. Saham SSIA dibuka turun lima poin menjadi Rp 1.445 per saham. Harga saham SSIA berada di level tertinggi Rp 1.650 dan terendah Rp 1.425 per saham. Total frekuensi perdagangan 10.120 kali dengan volume perdagangan saham 644.167 saham. Nilai transaksi harian Rp 101,2 miliar.

Harga saham BDMN meroket 18,46% menjadi Rp 3.080 per saham. Saham BDMN dibuka naik 10 poin menjadi Rp 2.610 per saham. Harga saham BDMN berada di level tertinggi Rp 3.110 dan terendah Rp 2.590 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.487 kali dengan volume perdagangan saham 234.588 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 68 miliar.

Harga saham CPRO naik 8,77% menjadi Rp 62 per saham. Saham CPRO dibuka stagnan Rp 57. Saham CPRO berada di level tertinggi Rp 62 dan terendah Rp 56 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.557 kali dengan volume perdagangan saham 4.540.506 saham. Nilai transaksi Rp 27,2 miliar.

Harga saham IATA naik 9,64% menjadi Rp 91 per saham. Saham IATA dibuka bertambah dua poin menjadi Rp 85 per saham. Harga saham IATA berada di level tertinggi Rp 92 dan terendah Rp 83 per saham. Total frekuensi perdagangan 15.472 kali dengan volume perdagangan saham 4.450.602 saham. Nilai transaksi Rp 39,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham BOBA melonjak 34,91%
  • Saham LAND melonjak 34,72%
  • Saham LCKM melonjak 34,48%
  • Saham RODA melonjak 34,29%
  • Saham CTTH melonjak 34,09%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham DSSA merosot 14,98%
  • Saham POLU merosot  14,95%
  • Saham IFSH merosot 14,75%
  • Saham BREN merosot 9,47%
  • Saham IDEA merosot 9,20%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBRI senilai Rp 1,3 triliun
  • Saham BRPT senilai Rp 870,1 miliar
  • Saham BNBR senilai Rp 790 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 725,5 miliar
  • Saham PTRO senilai Rp 620 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham KOTA tercatat 125.402 kali
  • Saham BNBR tercatat 118.518  kali
  • Saham BBRI tercatat 94.872 kali
  • Saham MDIA tercatat 86.957 kali
  • Saham BRPT tercatat 58.359 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Mengutip Antara, bursa saham Asia Pasifik pada Selasa sore ini antara lain Indeks Nikkei naik 520,11 poin atau 0,88 persen ke 59.345,00, indeks Shanghai bertambah 2,95 atau 0,07 persen ke 4.085,08.

Selain itu, indeks Hang Seng menanjak 126,41 poin atau 0,48 persen ke posisi 26.487,48, dan indeks Straits Times menguat 5,79 poin atau 0,09 persen ke posisi 5.009,50.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |